Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pelaksanaan

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Galian Untuk Selokan Drainase Dan Saluran air

Pekerjaan ini adalah termasuk dalam divisi 2 item spesifikasi teknis untuk pekerjaan jalan dan jembatan.Tidak termasuk pekerjaan utama, namun sebagai bangunan penunjang atau pelengkap jalan yang mendukung kinerja jalan fungsional.Tahap-tahap pelaksanaan pekerjaan ini sebagai berikut :Baca Juga : Pengawasan Teknis Pekerjaan Galian Selokan Drainase Dan Saluran AirPekerjaan PersiapanDetail hasil

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Pilihan

Timbunan Pilihan adalah item pekerjaan yang termasuk dari salah satu bagian dari lapis perkerasan jalan.Pekerjaan ini meliputi persiapan lokasi pekerjaan, pengadaan material, penghamparan, pemadatan, pengujian, opname dan perapian pekerjaan.Karena material ini merupakan material asli (natural), sehingga material ini tidak membutuhkan pengujian JMD dan JMF seperti layaknya agregat.Pengujian yang

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Lapis Resap Pengikat

Lapis resap pengikat atau prime coat adalah lapis ikat yang diletakkan diatas lapis pondasi agregat. Pada prinsipnya, lapis resap pengikat digunakan untuk memenuhi kestabilan agregat atau menyatu lapisan agregat dengan lapisan aspal. Metode pelaksanaan pekerjaan lapis resap pengikat sesuai dengan no item 6.1.1a adalah sebagai berikut. Baca Juga : Pengawasan Teknis Pekerjaan Lapis Resap

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pasangan Batu DPT

Pasangan batu adalah susunan batu yang diantaranya diisi dengan bahan adukan semen atau mortar sebagai bahan pengikatnya. Struktur ini diperuntukan untuk dinding penahan tanah, pondasi gorong-gorong plat (Plat Decker), atau pada kepala gorong-gorong besar, yang diperuntukan untuk menahan beban luar yang cukup besar. Pasangan batu seringkali digunakan untuk membuat konstruksi dinding penahan

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Galian Biasa

Galian biasa adalah galian pada tanah asli untuk perkerasan badan jalan dan bahu jalan maupun untuk pembukaan badan jalan seperti cuttingan tebing.Metode Pelaksanaan Galian Biasa dengan nomor item pembayaran 3.1.1 sebagai berikut :Baca Juga : Pengawasan Teknis Pekerjaan Galian BiasaPekerjaan PersiapanMengajukan dokumen request, shop drawing/gambar penampang melintang yang menunjukan elevasi dan

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Aspal AC - BC

Aspal AC-BC (Aspalt Concrete Binder Course) adalah lpis lentur perkerasan jalan yang terdiri dari agregat dan aspal. Lapis ini dalam struktur perkerasan aspal dikategorikan sebagai lapis antara pada lapisan antara lapis aus (AC-WC) dan lapis dasar (AC-BASE).Metode Pelaksanaan Pekerjaan Aspal AC-BC dengan nomor item 6.3.6a adalah sebagai berikut : Baca Juga : Pengawasan Teknis Pekerjaan Aspal

Pekerjaan Jalan Dan Jembatan Sementara

Jalan dan jembatan sementara atau detour pengalihan adalah akses lalu lintas sementara yang disediakan pelaksana proyek dilokasi kegiatan saat mulainya tahap konstruksi, guna menjamin aktivitas lalu lintas tetap kondusif. Pekerjaan ini juga dilakukan untuk menjamin kendaraan yang lewat dilokasi proyek dapat melintas dengan aman sehingga aktivitas pekerjaan juga dapat berjalan tanpa ganguan. Hal

Langkah Kerja Muthual Check 0%

Muthual Check 0% adalah kegiatan survey kondisi awal lapangan secara detail selama periode mobilisasi. Proses ini dilakukan oleh 3 (tiga) instansi terkait proyek yaitu departemen terkait selaku pemilik proyek, konsultan pengawas selaku pengawas teknik dan Kontraktor pelaksanan selaku penyedia jasa pelaksana. Baca Juga : Pekerjaan Jalan Dan Jembatan Sementara Pekerjaan Persiapan Sebelum

Manajeman Keselamatan Lalu Lintas

Pekerjaan ini meliputi penyediaan pelengkapan sekaligus pelaayanan pengendalian lalu lintas pada saat kegiatan proyek khususnya pada pekerjaan jalan dan jembabatan. Hal ini untuk melindungi para pekerja maupun pengguna jalan yang melintas melalui daerah konstruksi. Kegiatan ini dilakukan semenjak kontraktor mulai tahap mobilisasi termasuk pengendalian rute pengangkutan untuk bahan-bahan

Kegiatan Mobilisasi Proyek Konstruksi

Mobilisasi Proyek adalah kegiatan mendatangkan peralatan, bahan dan tenaga kelokasi proyek menggunakan alat angkut berupa Trailer, Truk dan angkutan laut seperti Ponton. Mobilisasi erat kaitannya dengan disiplin ilmu manajemen sebagaimana yang diperlukan sesuai dengan jenis dan volume pekerjaan dalam kontrak. Biasanya dilakukan serempak maupun secara berkala sesuai kebutuhan anggaran maupun